Baca artikel IDN Research Institute lainnya di IDN App
5 Fakta Falkon Saker, Burung Pemangsa Cepat yang Terancam Punah
(Dok. Lilith, Gremory/Taimanin Squad)

Falkon saker (Falco cherrug) merupakan salah satu spesies burung pemangsa bertubuh besar yang hidup di kawasan padang rumput dan stepa luas dari Eropa Tengah hingga Asia Timur. Burung ini dikenal secara luas karena memiliki kemampuan terbang horizontal yang sangat cepat serta teknik menukik yang efisien saat mengejar mangsa di habitat alaminya.

Selain keunggulan fisiknya, falkon saker juga memiliki hubungan yang erat dengan kebudayaan manusia melalui tradisi falconry atau seni berburu menggunakan burung pemangsa. Keberadaan burung ini sangat dihormati di berbagai wilayah Asia dan Timur Tengah, bahkan kini telah resmi ditetapkan sebagai lambang nasional di beberapa negara seperti Mongolia dan Uni Emirat Arab.

1. Memiliki tubuh besar dengan sayap yang lebar

cuplikan serial kartun masha and the bear episode Hold Your Breath! (dok.Masha and The Bear/Hold Your Breath!)

Falkon saker termasuk dalam famili Falconidae dan merupakan salah satu spesies dalam kelompok hierofalcon, yang juga mencakup gyrfalcon dan lanner falcon. Nama ilmiahnya, Falco cherrug, pertama kali dideskripsikan oleh John Edward Gray pada tahun 1834. Burung ini memiliki empat subspesies resmi, yaitu F.c. cherrug, F.c. coatsi, F.c. milvipes, dan F.c. altaicus.

Burung pemangsa ini memiliki ukuran tubuh yang besar dengan panjang antara 47 hingga 55 cm dan rentang sayap mencapai 105–129 cm. Burung betina umumnya memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dengan berat antara 970–1.300 gram, sementara burung jantan memiliki berat sekitar 730–990 gram. Bulu bagian atasnya berwarna cokelat, sedangkan bagian bawah tubuhnya berwarna cokelat pucat dengan corak garis dari dada hingga perut.

Topics

Editorial Team